Sistem operasi Android masih menguasai pasar gadget hingga saat ini, dan sudah pasti pengguna hp android juga banyak, baik itu hp buatan korsel, japan ataupun china.
Dan sebagai pengguna ponsel "smart", kitapun harus "smart", kalau tidak fitur-fitur yang disediakan gadget kita jadi tidak bisa berfungsi secara maksimal.
Namun ada kalanya ponsel pintar kita mengalami masalah, entah itu ngehang ataupun bootlop. Dan biasanya kalau direset sudah tak bisa mengembalikan kondisi hp, jalan satu-satunya ya diflashing ulang. Ada beberapa cara untuk flashing android, bisa dengan menggunakan pc/laptop, atau langsung dari sd card, namun untuk flashing dengan sd card biasanya digunakan untuk custom rom, jadi bukan sistem asli bawaan gadget. Berikut ini adalah panduan langkah-langkah yang diperlukan untuk flashing hp/tablet android.
1. Pastikan identitas gadget hp/tablet yang akan diflashing.
Tentukan merk dan type hp/tablet, terutama kode typenya, karena kadang ada hp/tablet yang memiliki nama yang mirip. Misal Samsung Galaxy J2 ada yang J2 Prime dan ada juga J2 Pro, Samsung Galaxy Mini, ada juga Galaxy Mini 2 untuk Galaxy Mini S5570 sedangkan Galaxy Mini 2 S6500. Kesalahan dalam menentukan type hp/tablet bisa mengakibatkan kesalahan dalam memilih firmware dan sudah bisa dipastikan bahwa proses flashing akan gagal.
2. Persiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan
Alat yang dibutuhkan, untuk custom rom paling cuma butuh sd card dan hp/tablet dalam kondisi baterai yang aman untuk meminimalisir resiko gagal flashing. Untuk yang menggunakan pc kalau bisa yang pakai UPS atau pakai laptop yang kondisi baterainya masih prima untuk menghindari resiko seandainya terjadi pemadaman listrik. Kemudian kabel USB untuk koneksi hp/tablet ke pc/laptop, pastikan kondisi kabel masih bagus agar tidak putus koneksi saat proses flashing, dan pastikan hp/tablet terdeteksi di pc/laptop.
Untuk bahan-bahan yang diperlukan bisa cari di internet, lihat review dari file-file tersebut, biasanya ada di kolom komentar, pastikan bahwa reviewnya bagus, minimal ada beberapa yang sudah berhasil flashing dengan file-file yang disediakan disitus tersebut, kalaupun ada yang gagal biasanya karena kesalahan tahapan dalam proses flashing. Cari juga referensi dari situs lain sebagai tambahan informasi.
3. Lakukan backup terlebih dahulu pada hp/tablet terutama untuk data-data pribadi yang tersimpan di dalam hp/tablet.
4. Persiapkan panduan tahapan flashing untuk menghindari kesalahan .
5. Lakukan flashing dengan hati-hati sesuai panduan, jangan sampai ada tahapan yang terlewat.
6. Saat proses flashing biasanya hp/tablet akan merestart ulang, jangan panik, biarkan proses berjalan, dan saat reboot untuk pertama kali biasanya juga membutuhkan waktu yang lebih lama, tunggu dengan sabar agar hp/tablet menyelesaikan prosesnya, kecuali kalau hp/tablet hanya tampil logo sampai lebih dari 15 menit, kemungkinan ada yang tidak beres, entah perlu dibersihkan cachenya atau mungkin malah perlu diflashing lagi.
Demikian langkah-langkah yang diperlukan untuk flashing hp/tablet dan semoga bermanfaat.